Tips-tips menghadapi sidang Skripsi

Setelah mendapat persetujuan dari dosen pembimbing kita yang menyatakan skripsi/tugas akhir kita sudah selesai maka tahapan terakhir yang harus dihadapi adalah sidang.
Dibandingkan dengan skripsi yang lebih “santai” dan “minim debat” maka hal yang sebaliknya akan terjadi saat kita sidang. Kalo tidak dipersiapkan dengan baik, bisa2 semua yang sudah kita garap bakalan mentah ditangan dosen penguji.
Berikut saya coba memberi sedikit masukan menghadapi sidang akhir, so disimak ye:

I. Menjelang skripsi selesai (part I)
Persyaratan untuk ikut ujian sidang di kampus itu biasanya sepele tapi kalo gak dicermati dan dipersiapkan dengan baik maka akan sangat merepotkan. Ada baiknya menjelang skripsi kita selesai, kita juga sudah mencicil persyaratan untuk ikut ujian sidang. Jadi gak ada alasan kita telat daftar yang akhirnya bikin kita molor ikutan sidang. Beberapa persyaratan untuk ikut ujian sidang (silahkan ditambahkan) biasanya:
– Transkrip nilai lengkap dari awal semester sampai akhir.
– Pas foto. Saran saya cetak aja segambreng dengan berbagai ukuran misal 2×3, 3×3, 3×4, 4×6 dsb. Setelah skripsi ini akan berguna disaat kita hunting2 kerjaan.
– Pembayaran ujian sidang (kalo ada)
– Kartu Rencana Studi (KRS)
– Segala tetek bengek lainnya yang akan sangat menjengkelkan kalo gak diurus jauh2 hari

II. Menjelang skripsi selesai (part II)

Setelah skripsi kita di approve oleh dosen ada baiknya minta masukkan atau saran dari dosen pembimbing mengenai apa2 yang harus dipersiapkan untuk menghadapi ujian sidang. Sekalian tanya kemungkinan dosen penguji yang akan menguji kita di sidang nanti.
Dosen pembimbing ini adalah salah satu penilai kita nantinya, jadi kalo kita meminta saran dan masukan dari beliau itu semacam meminta “restu” dari dosen tsb. Ini sedikit trik untuk mengambil hati dosen pembimbing. Btw jangan sekali2 bertanya “apa2 yang harus dipelajari menjelang sidang” kalo gak mau kena semprot. Gak percaya? Coba deh

III. “Minggu Tenang” menjelang ujian sidang
Biasanya setelah selesai melakukan pendaftaran akan ada jeda waktu beberapa hari atau minggu sebelum ujian sidang dilaksanakan. Sedikit saran dari gw agar waktu yang sempit ini bisa jadi optimal:

– Jaga kesehatan
Ini sepele tapi sering diabaikan. Sejenius apapun elu, seenak apapun dosen penguji elu, tapi kalo elu maju sidang dalam keadaan flu dan diare bisa apa lu? Mending istirahat dirumah selama masa minggu tenang dan makan yang cukup.

– Penguasaan materi skripsi/tugas akhir
Ini kayaknya gak perlu panjang lebar lah. Masak elu yang bikin tu skripsi tapi elu gak paham dan gak ngerti sama isi nya? Penguasaan akan skripsi/tugas akhir kita itu mutlak 100% HARUS
Sekalipun skripsi elu dibikinin sama orang yah at least coba dipelajari lah. Jangan kopongan..Gak paham = You’re dead bos..

– Belajar cerdas
Selain topik yang berkaitan dengan skripsi/tugas akhir kita, kita dituntut untuk menguasai (minimal tahu) mengenai topik lain yang masih berkaitan yang pastinya segambreng.
Temen gw dulu ngasih saran begini, “Mang…daripada elu pelajarin tuh semua literatur, mending fokuskan ke sub bab yang ada kaitan langsung dengan skripsi kita. Yang berkaitan dipelajari, yang gak berkaitan ya ngapain dibaca?”
Menurut gw saran ini ada benernya. Sepinter2nya orang, gw yakin bakalan mabok kalo tiap referensi lu telen mentah2 100%. Apalagi kalo waktu lu sempit. So save you’re brain for precious information.
Trik tambahan: Buat ringkasan apa2 yang lu anggap perlu dan diprediksi bakaln ditanyakan oleh dosen penguji di dalam kertas kecil agar bisa dibaca dan dibawa saat elu gak sedang dirumah.

– Perbanyak diskusi
Belajar sendiri males? Belajar sendiri suntuk? Belajar sendiri bikin ngantuk? Jawaban gw IYA.
Triknya? Lu coba deh belajar bareng ke temen lu (ntah yang mau sidang, atau yang masih nyusun skripsi). Dijamin gak akan bosen.
Gak usah rame2. berdua atau bertiga aja udah cukup. Kalo keramean yang ada malah maen PS3 atau ngegosip dibanding belajar

– Libur ngapelin pacar
Ini sih optional aja, tapi mending begini dulu aja biar elu bakalan fokus kalo mau ujian.

– Siapin bahan presentasi semenarik dan sebaik mungkin
Seperti kata Epsilon diatas. Slide presentasi itu bagusnya gak usah kebanyakan tulisan, tapi cukup pokok permasalahan yang akan kita bahas + kesimpulan kita mengenai permasalahan tsb. Semakin ribet dan bertele2 presentasi ==> semakin dosen males ==> kalo udah males bakalan gak simpatik sama elu.
Btw kalo skripsi elu sedikit ya slide nya gak usah dibanyak2in. Apa adanya aja
Lemah dalam presentasi? Segera latihan. Practice make better.

– Banyak2 doa, kurangin ngomong2 dan pikiran jorok
Serious. It works

sumber : http://allaboutskripsi.blogspot.com

One thought on “Tips-tips menghadapi sidang Skripsi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s